77484l

English            : Your Name.
Japanese          : 君の名は (Kimi no Na wa)
Aired               : Aug 26, 2016
Producers        : Kadokawa Shoten, Toho Company, Lawson HMV Entertainment, Amuse, East Japan Marketing & Communications

Licensors         : FUNimation Entertainment

Studios            : CoMix Wave Films

Source             : Original
Genres             : Drama, Romance, School, Supernatural

Duration          : 1 hr. 46 min.

Rating             : PG-13 – Teens 13 or older

Ada satu film lagi yang kutonton baru-baru ini, judulnya Kimi no Na Wa. Tentang seorang gadis kuil yang tinggal di wilayah Itomori, yang bertukar jiwa dengan seorang pemuda yang tinggal di Tokyo.

Setiap hari mereka akan terbangun di raga yang berbeda, membuat mereka sendiri sulit menentukan kapan masing-masing mereka menempati tubuh Mitsuha dan Taki. Mitsuha yang feminin selalu merasa malu saat berada di tubuh Taki, bahkan Taki yang aslinya manly jadi agak “aw” saat dirasuki Mitsuha. Begitu pula sebaliknya dengan Taki ketika memasuki raga Mitsuha. Mitsuha jadi urakan.

Yang aku enggak mengerti, setiap kali mereka kembali ke tubuh masing-masing setelah sekian waktu menempati tubuh ‘lawan’, mereka akan melupakan nama satu sama lain. seperti Taki yang meninggalkan catatan di buku Mitsuha, “kamu siapa?” dan begitu pula Mitsuha pada Taki.

Lambat laun, mereka mulai beradaptasi. Jatuhnya seperti saudara kembar yang bergantian memerankan satu orang. Mitsuha akan meninggalkan catatan di ponsel Taki tentang apa-apa saja yang telah ia lakukan seharian ini (juga progres apa yang sudah dia capai terkait hubungan Taki dan senpai kesukaannya). Ujung-ujungnya Taki harus berkencan dengan si senpai (di sini Taki marah banget sama Mitsuha, tapi berhubung enggak bisa ketemu langsung, dia cuma marah-marah sendiri). Enggak tahu di belahan dunia lain, Mitsuha galau setengah mati, karena dia mulai menyukai Taki, cowok yang tubuhnya ia rasuki ini.

Pada suatu hari, ketika sebuah komet mendekati bumi, Mitsuha dan Taki tidak pernah mengalami pertukaran raga lagi. Taki merasa kehilangan. Ia berusaha menelusuri jejak Mitsuha, meyakinkan diri bahwa pertukaran jiwa itu bukan cuma mimpi, tetapi semakin ia mencari, Mitsuha semakin nyata pergi. Tidak ada bekas-bekas catatan Mitsuha di ponselnya, yang tertinggal di memorinya hanyalah sketsa pemandangan di Itomori.

Berbekal sketsa itu, Taki berangkat untuk menemui Mitsuha bersama teman-temannya. Yang mengherankan, setiap orang yang ditanyai menjawab tidak tahu. Ketika pada akhirnya ada orang yang mengaku berasal dari Itomori, jawabannya sungguh mencengangkan. Itomori telah hancur dihantam meteroit tiga tahun silam, dan kota itu telah ditinggalkan seluruh penduduknya.

Mitsuha sudah lama tiada.

Taki baru menyadari bahwa dirinya dan Mitsuha tak hanya terpisahkan oleh tempat, melainkan oleh waktu.

Aku suka ide cerita tentang sebuah tempat, atau sebentuk kehidupan, yang mulanya semarak, ceria, dan permai, lalu luluh lantak tanpa menyisakan apa-apa. Seperti keseharian Mitsuha saat berganti-ganti raga dengan Taki, itu seru dan kocak banget. Lalu perjalanan Mitsuha (yang berisi entah jiwa Mitsuha atau Taki) menyusuri tempat-tempat indah bernuansa spiritual di Itomori, persahabatan Mitsuha dan Taki dengan teman-teman sekolah mereka, juga betapa indahnya langit ketika komet mendekat. Kemudian, semuanya hilang. Semuanya musnah. Taki ditinggalkan dengan segunung pertanyaan tentang kehidupan Mitsuha yang sejatinya berbeda tempat dan waktu dengannya, dan mereka tidak bisa bertemu secara langsung kecuali pada saat tabir antara dunia gaib dan dunia nyata menjadi sangat tipis. Itu kan nyesek banget!!

Tapi enggak, aku enggak sampai nangis. Aku cuma berpikir ini romansa yang bagus. Endingnya juga pas, seperti perjuangan perih mereka terbayarkan, meski kita enggak tahu juga bakal jadi apa mereka di kemudian hari. Itu bukan benar-benar happy ending. It was just a beautiful ending.

Buat skor, aku kasih 9 dari 10. Sempat berdebat dengan adikku apakah film ini pantas menduduki puncak ranking di My Anime List atau tidak. Dia bilang tidak karena sentimennya yang tinggi pada anime favoritnya. Kubilang ya pantas-pantas saja. Ini bagus kok. Setiap karya patut mendapatkan apresiasi, bukan?

Setelah ini aku masih akan menebus kekosongan blog ini selama beberapa bulan dengan mengulas buku-buku dan tontonan yang kunikmati selama periode kosong itu.

2 pemikiran pada “[Review] Your Name

  1. hiks. jadi aku kmrn udah download ini. tp kuhapus lg karna kualitasnya masih jelek sedangkan kalo karya Makoto Shinkai aku suka kualitas bening. skrg jd pengen nonton haha

Kemari, kamu pasti ingin berkata sesuatu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s