Kemarau.

Lintah-lintah menggeliat keluar dari rawa, mencari air dan rumput hijau.

Zaki jadi tak berani turun ke rawa untuk memetik kangkung demi memberi makan kelincinya yang rakus.

Ibu warung menaikkan harga sayuran sebanyak 200% persen. Seikat kecil kangkung dihargai Rp3000,-. Uang jajan harian Zaki Rp5000,-. Setelah mengurangi jajanannya, ia hanya bisa memberi makan kelincinya seikat kangkung sehari.

Biasanya si kelinci memakan empat ikat kangkung sehari, plus kudapan kulit wortel. Kini tubuh abu-abu kelincinya menyusut, tulang pinggulnya menonjol di punggungnya.

“Kalau tidak sanggup memberinya makan, kita potong saja dia,” saran sang ibu.

4 pemikiran pada “You Don’t Have To Kill Your Rabbit

Kemari, kamu pasti ingin berkata sesuatu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s