CrimePunishment
image source: photobucket.com

Judul asli: Преступление и наказание
Penulis: Fyodor Dostoyevsky
Tahun terbit: 1866
Genre: philosophical, psychological

Waktu itu saya lagi googling secara acak tentang desain hotel-hotel unik yang terinspirasi dari novel klasik, lalu dapatlah judul novel ini.

Karena lagi hobi ngoleksi novel-novel lawas, maka saya sedot novel ini dari internet. Dan busyet… novel Rusia. Untunglah dapat terjemahan Inggrisnya walaupun saya jadi sering buka-buka kamus. Ngomong-ngomong, saya dapat yang versi terjemahan Constance Garnett.

On an exceptionally hot evening early in July a young man came out of the garret in which he lodged in S. Place and walked slowly, as though in hesitation, towards K. Bridge.

Ini adalah paragraf pertama dari novel setebal lebih dari 200.000 kata ini. Santai sekali awalnya. Bercerita tentang seorang mantan mahasiswa bernama Raskolnikov yang tinggal di St. Petersburg. Saya mulanya tidak tahu apa-apa tentang inti cerita novel ini dan nggak berani baca spoilernya di Wikipedia, takut nggak jadi penasaran.

Dari judulnya saya cuma berekspektasi, hm… nanti pasti ada kasus. Mungkin nanti si Raskolnikov ini yang akan jadi detektifnya. Hm… hm… pokoknya lanjut membaca.

Sampai tiba-tiba…

Lho…

Dia yang jadi pembunuhnya?

Karakter Rodion Romanovich Raskolnikov ini mengingatkan saya pada Light Yagami, anti-hero di serial manga dan anime Death Note. Dan setelah saya search, ternyata memang benar tokoh Light Yagami terinspirasi dari si pembunuh berdarah dingin ini.

Raskolnikov-lah pencetus ide tentang menjadi “Napoleon” yang di Death Note diubah menjadi “Dewa di Dunia yang Baru”. Pemikiran-pemikiran radikalnya benar-benar berkebalikan dengan tampangnya yang sopan, pemalu, dan sangat sederhana.

Raskolnikov menghabiskan hari-harinya di kamar pemondokan yang tak lebih dari sebuah lemari. Terkadang ia keluar dari kamarnya, berjalan tanpa tujuan, untuk memperhatikan sekelilingnya atau terjebak dalam pemikiran mendalamnya sendiri.

Secara garis besar, novel ini lebih banyak menceritakan pergolakan batin Raskolnikov ketimbang proses hukum atas tindak kriminalnya. Setelah membunuh, ia dihantui mimpi buruk dan igauan yang membuatnya sulit membedakan mana yang nyata dan mana yang ilusi.

Ini adalah punishment untuk crime yang dilakukannya, namun Raskolnikov tak kunjung menyerahkan diri karena yakin bahwa apa yang dilakukannya benar. Ia bahkan mengeksekusi pembunuhan itu untuk membuktikan teori pada artikel yang pernah ditulisnya. Juga dengan pede berpikir bahwa ia memiliki hak untuk membunuh seseorang yang jelas-jelas telah menyengsarakan banyak orang.

Mirip dengan Light Yagami, kan?

Hanya saja, tidak ada unsur supranatural di sini. Tidak ada intrik berbelit-belit apalagi sandiwara picisan. Sastra kelas berat, deh. Kental dengan unsur religius juga.

Pokoknya…

Jika kamu penggemar Death Note,

Jika kamu ingin tahu ketakutan apa yang menghantui seorang pembunuh,

Jika kamu marah pada ketimpangan kondisi ekonomi di sekitarmu,

Jika kamu suka sama cowok kalem yang sadis,

Jika kamu suka Masha and the Bear…

… baca novel ini.

Karena saya adalah fan garis keras Light Yagami, saya kebablasan memberi rating untuk novel ini. Lima bintang! Padahal, setelah saya baca lagi, rasanya endingnya terlalu panjang. Ibaratnya lagu, nada penutupnya lamaaa nggak putus-putus. Tapi nggak ada gunanya mencerca novel klasik. Just sit down and read it.

Bagaimanapun, saya menyukai tiga hal dari novel ini. Pertama, kepribadian Raskolnikov beserta pemikiran-pemikirannya yang menakutkan. Kedua, setelah semua kekejaman yang dilakukan si tokoh utama dan bagaimana penderitaannya, novel ini justru memiliki akhir yang bahagia. Well, maksudnya tidak terlalu tragis jika dibandingkan dengan Death Note. Dan ketiga, wow, Rusia.

Kemari, kamu pasti ingin berkata sesuatu.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s